UNTUK KESEKIAN KALINYA, SIDANG DIGELAR MELALUI TELECONFERENCE

PENGASIH
Bertempat di Aula Bima Markas Satuan Polisi Pamong Praja, enam orang terdakwa mengikuti sidang teleconference dengan terhubung langsung ke meja hijau Pengadilan Negeri Wates Kulon Progo, Rabu 29/4-2020.

Langkah ini sebagai antisipasi merebaknya wabah virus Corona Virus (Covid - 19).

Adapun sidang tersebut memuat Acara Pemeriksaan Cepat Tindak Pidana Ringan Perkara bidang ketertiban umum sosial, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ayat (1) jo Pasal 26 ayat (2) Perda Nomor 4 Tahun 2013.

Terhadap keenam terdakwa, didakwa melanggar Pasal 35 ayat (1) jo. Pasal 26 ayat (2) Perda Nomor 4 Tahun 2013 dengan dakwaan menginap/berada dalam satu kamar penginapan dengan seseorang lawan jenis bukan pasangannya yang sah menurut hukum.

Sidang yang dipimpin hakim tunggal Alwaluddin Hendra Aprilana SH akhirnya memutuskan bahwa keenam terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 35 ayat (1) jo. Pasal 26 ayat (2), selanjutnya menghukum masing-masing terdakwa dengan pidana denda sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan apabila tidak dapat dijalani diganti dengan pidana kurungan selama 7 (tujuh) hari, serta membayar biaya perkara masing-masing Rp 5.000,- (lima ribu rupiah).

Dihubungi di ruang kerjanya, Kasat Polisi Pamong Praja menegaskan bahwa segala bentuk pelanggaran di wilayahnya tetap akan menjadi atensi bagi jajarannya.
"Personil akan selalu kami siagakan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat" pungkasnya.