Sat Pol PP Gasak Penjual Miras

WATES

Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja DIY bersama jajaran Satuan Polisi Pamong Praja Propinsi Jawa Tengah menggelar operasi terpadu terhadap pelanggaran dan penyakit masyarakat di wilayah Kabupaten Kulon Progo, Jumat 20/9-2019.

 

Kegiatan yang didasari atas Peraturan Daerah DIY Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat tersebut dihadiri oleh Kasat Polisi Pamong Praja DIY Drs Noviar Rahmad M.Si, Kasat Polisi Pamong Praja Propinsi Jawa Tengah Drs Budiyanto Eko Purwono MSi, Kasat Polisi Pamong Praja Kab Kulon Progo Drs Sumiran, Kasat Polisi Pamong Praja dan Damkar Kab Purworejo Budi Wibowo S.Sos MSi dan seluruh pejabat utama di masing-masing satuan, termasuk personil gabungan dari unsur Polri dan Polisi Militer TNI.

 

Adapun dari kegiatan operasi, didapatkan hasil antara lain penyitaan terhadap barang milik Sdr JB, Sdr MH dan Sdr DN  berupa :

- Anggur Merah 11 botol

- Anggur Kolesom 8 botol

- Vodka Mention House 46 botol

- Anggur Putih 2 botol

- Anggur Merah Label Kuning 13 botol

- Anggur Merah Label Merah 4 botol

- Anggur Kolesom 12 botol

- Anggur Ketan Hitam 3 botol

- Anggur Cap Tiga Orangtua 5 botol

- Anggur Merah Jafan 20 botol

- Prost Beer 6 botol

- Bintang Beer 6 botol

- Sari Tebu 14 kemasan

- Anggur Merah 7 botol

- Anggur Kolesom 18 botol

- Bintang Beer 8 botol

 

Sdr DN beralamat di wilayah Desa Ngestiharjo Wates, sementara Sdr JB dan MH merupakan kakak beradik yang tinggal di Giripeni Wates.

Ketiganya patut diduga menjalankan usaha perdagangan minuman berlkohol tanpa izin dan akan dijerat dengan pasal  54 ayat (14) jo pasal 23 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan Daerah DIY Nomor 2 Tahun 2017 dengan ancaman pidana 3 bulan kurungan dan atau denda maksimal 50 juta rupiah.

 

Selain operasi terhadap peredaran miras/mihol, petugas juga mengamankan 1 pasangan di Penginapan Anugrah Glagah Temon dan 3 pasangan di Penginapan Primitif Toyan Triharjo Wates, semuanya diduga merupakan pasangan selingkuhan.

 

Seluruh barang bukti dan pasangan tak resmi tersebut diamankan ke Satuan Polisi Pamong Praja DIY untuk proses lebih lanjut di Pengadilan.