OPERASI CUKAI ILEGAL DI WILAYAH GALUR

 

KULON PROGO - Untuk mengantisipasi dan mengurangi peredaran barang kena cukai ilegal, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kulon Progo menggelar operasi Penertiban dan Pengawasan cukai di wilayah Kecamatan Galur.  Selasa 6 /11 2018.

Kasi Pembinaan dan Pengawasan pada Satpol PP Kab. Kulon Progo, Rokhgiarto,SE mengatakan bahwa Pengawasan difokuskan pada Pasar Tradiasional dan Toko Modern di Sekitar Kecamatan di Wilayah Kab.Kulon Progi “Operasi Pengawasan dijadwalkan  selama 12  hari. Hal tersebut dimaksudkan supaya dapat menyisir mulai dari toko modern di pinggir jalan sampai warung-warung  sehingga Pembinaan dan Pegawasan lebih optimal,” jelas Rokhgiarto.

Dari Kegiatan hari Pertama berlokasi di Pasar Kranggan ,Galur dan Warung disekitarnya   diketahui dan ditemukan  rokok dengan pita cukai meragukan , di Salah satu Toko dari beberapa warung yang telah didata.“Cukai meragukan masih ditemukan di 1 titik (warung). Ada pula yang masih menggunakan pita cukai tahun 2017, sehingga tembakau rokoknya pun dimungkinkan sudah tidak bercita rasa lagi. Sedangkan untuk rokok tanpa cukai tidak ditemukan,” urai Rokhgiarto.

Rokok yang kedapatan menggunakan pita cukai meragukan atau kedaluarsa dibeli sesuai harga pasaran oleh Satpol PP. “Kepada penjual, kami menghimbau untuk menolak rokok yang pita cukainya meragukan dan menolak menjual rokok bodong atau rokok tanpa pita cukai. Ke depan, operasi Pengawasan  akan dilaksanakan di seluruh Kab.Kulon Progo”

Selain Satpol PP, Pembinaan dan Pengawasan cukai tersebut melibatkan instansi antara lain;  Dinas Perdagangan, BinMas Polres Kulon Progo, UPTD Pasar dan Trantib Kecamatan .

Jajaran Sat.Pol PP Kab.Kulon Progo akan aktif dalam memberikan Dukungan Program Penertiban Cukai Rokok Dalam Penyelenggaraan Monitoring, Pengawasan, Penegakan Kawasan Tanpa Rokok dan Cukai Rokok (Dana Pajak Rokok) Demi Terwujudnya Masyarakat Kulon Progo yang nyaman,tentram , tertib dan teratur yang dilandasi Iman dan Taqwa.(Binwas).