Ganjaran Bagi Pelaku Tindak Asusila

Wates - Pasangan mesum yang terjaring operasi yustisi gabungan antara Satpol PP DIY dan Satpol PP Kabupaten Kulon Progo divonis bersalah dan diharuskan membayar denda, Rabu (17/10).

Dari empat pasangan yang terjaring operasi, satu tersangka tidak memenuhi panggilan sidang sehingga akan dihadirkan kembali oleh PPNS Satpol PP DIY dalam kesempatan persidangan pemeriksaan acara cepat (PAC) berikutnya. Dalam persidangan yang digelar oleh PN Wates, hakim tunggal menjatuhkan vonis bersalah terhadap 7 terdakwa atas pelanggaran Pasal 5 Jo. Pasal 3 Perda DIY Nomor 18 Tahun 1954 tentang Larangan Pelacuran di Tempat-Tempat Umum terhadap 7 terdakwa serta diharuskan membayar denda masing-masing Rp 500.000,- subsider 7 hari kurungan dan biaya perkara Rp 2.500,-

Sebelumnya Satpol PP DIY dan Satpol PP Kabupaten Kulon Progo melakukan operasi yustisi gabungan dengan menyasar penginapan di kawasan Glagah, Temon, Selasa (16/10). Dari operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 4 pasangan tidak resmi selanjutnya diperiksa di Kantor Satpol PP Kabupaten Kulon Progo. Keempatnya dijerat dengan Pasal 5 Jo. Pasal 3 Perda DIY Nomor 18 Tahun 1954 ditentukan, "Barang siapa yang ada ditempat umum, dilarang membujuk orang lain, baik dengan perkataan-perkataan, perbuatan-perbuatan, isyarat-isyarat maupun dengan cara-cara lain yang bermaksud untuk melakukan perbuatan mesum (pelanjahan). Pelanggaran terhadap ketentuan ini diancam dengan pidana kurungan maksimal 1 bulan atau denda paling banyak seratus rupiah.