Pembukaan TMMD 2017

*PEMBUKAAN TMMD

 

_Girimulyo 27-09.2017_

TNI AD dalam hal ini Kodim 0731/KP menggelar upacara pembukaan TMMD Sengkuyung tahap III.

Bertempat di lapangan Semirah, Desa Pendoworejo Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, acara bertema "Percepatan Pembangunan Meningkatkan Kemandirian Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat" tersebut dihadiri unsur pejabat antara lain ;

Kasi intel Korem 072/Pmk Letkol Kav Wiratno. SH, Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedja, Dandim 0731/KP Letkol Arm Teguh Prihanto Usman S.Sos, Kabagops Polres Kulon Progo Kompol Sudarmanto, Wakaden B Pelopor Brimobda DIY/Sentolo AKBP Junaedi Hidayat, Camat Girimulyo Purwono S.Sos beserta Muspika dan tokoh masyarakat Girimulyo.

Upacara diikuti ratusan peserta yang terdiri dari Kodim 0731, Satradar 215, Den B Pelopor Brimob, Polres Kulon Progo dan Sat Pol PP Kulon Progo.

Wakil Bupati Kulon Progo selaku Inspektur Upacara dalam amanatnya mengatakan jika kegiatan TMMD Sengkuyung tahap III tahun 2017 merupakan TMMD ke - 100, yang serentak dibuka secara nasional pada hari

ini Rabu tanggal 27  September 2017 dimasing-masing wilayah Kabupaten di seluruh Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi bahwa TNI mampu bergabung bersama-sama dengan masyarakat melakukan pembangunan di Daerah. Seperti kita ketahui program TMMD ini merupakan kelanjutan dari program ABRI Masuk Desa yang merupakan program lintas sektoral dan dilaksanakan terpadu antara TNI, kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah, bersama masyarakat desa dalam rangka

swadaya pembangunan dan pemberdayaan percepatan masyarakat, khususnya di desa tertinggal, terpencil dan terisolir." tutur Drs.H.Sutedja

Adapun TMMD akan dilaksanakan selama 30 hari, mulai dari tanggal 27 September sd 26 Oktober 2017 diikuti satuan dari Kodim 0731, Satradar 215, Den B Pelopor Brimob, Polres Kulon Progo dan Sat Pol PP Kulon Progo dengan lokasi di Desa Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo. 

Sasaran TMMD Sengkuyung tahun Anggaran 2017 Kabupaten Kulon Progo diantaranya meliputi sasaran fisik dan non fisik.

Untuk sasaran fisik meliputi corblok jalan dan pembuatan talud.

Sementara untuk sasaran non fisik dengan memberikan bimbingan,  penerangan dan penyuluhan meliputi pembinaan mental dan agama, penyuluhan tentang tindakan radikalisme, bahaya narkoba, penyakit masyarakat, kenakalan remaja serta bela negara dan wawasan kebangsaan.

_(Tonn007)_