Penerapan KTR Berhasil

Penerapan KTR Berhasil

 

WATES, Kabupaten Kulon Progo menjadi satu-satunya wilayah tingkat Kabupaten dan Kota di DIY yang telah menerapkan peraturan daerah (perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sejak tahun 2015. Para perokok dilarang merokok di tempat–tempat ruang publik seperti Sekolah, Rumah Sakit dan beberapa tempat lainnya.

 

Terkait dengan perda tersebut, Muhammadiyah Tobacco Control Center menerjunkan tim  untuk melakukan peninjauan pelaksanaan Perda Kawasan Tanpa Rokok, di beberapa tempat yang masuk wilayah Kabupaten Kulon Progo, Senin (14/3/2016).

 

"Peninjauan ini untuk melihat apakah Perda KTR telah diimplementasikan dengan baik atau tidak oleh seluruh lapisan masyarakat," tutur Peneliti Muhammadiyah Tobacco Control Center Winni Setyo Nugroho.

 

Menurut Winni, pihaknya ingin mengetahui apakah larangan merokok di tempat publik seperti terminal, sekolah dan beberapa pedukuhan telah dipatuhi masyarakat atau malah sebaliknya? "Pengawasannya harus dilakukan secara berkelanjutan supaya penerapan Perda KTR di Kulon Progo tetap berjalan sesuai harapan," terangnya. 

 

Berdasarkan hasil peninjauan sementara kepatuhan masyakat maupun pelaksanaan Perda KTR, dinilai cukup baik, namun pengawasan KTR perlu di tingkatkan dalam rangka melindungi generasi muda dari bahaya merokok.